NADIKABAR.COM — Sejumlah debt collector yang diduga membawa senjata api (senpi) merampas motor pengemudi ojek online di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Debt collector ini sempat dimassa warga.
Anggota Unit Reaksi Cepat (URC) Rescue Gabungan Ojek Roda Dua Medan Sekitar (Godams) Judika mengatakan peristiwa itu terjadi di Jalan Wahid Hasyim, tadi. Awalnya, korban berinisial R itu tengah melintas di jalan itu sambil menunggu order-an.
Saat hendak menuju simpang lampu merah Jalan Gajah Mada, korban didatangi pengendara yang mengaku motornya tengah mogok. Pengendara itu pum meminta korban untuk mendorong motornya.
"Hati nurani driver untuk menolong. Didorong lah motor, tapi driver nggak tahu kalau itu debt collector yang sedang menyamar untuk mengambil motor driver itu," kata Judika, Selasa (1/9/2026).
Lalu, kata Judika, saat korban mendorong motor pria yang diduga debt collector itu, tiba-tiba korban dipepet sekitar tujuh orang yang menaiki tiga sepeda motor. Para pria yang diduga juga anggota debt collector itu merampas motor korban.
Korban pun berteriak meminta tolong. Warga yang mendengar teriakan itu berdatangan dan memukuli para pria itu. Judika menyebut beberapa di antaranya sempat kabur.