NADIKABAR.COM — Dua judoka putra Indonesia Muhammad Fathur Rohman dan Muhammad Rizqi Maulana harus terhenti pada babak 16 besar setelah melakoni debut pada ajang Asian Games.

Fathur dan Rizqi pertama kali tampil di Asian Games edisi 2026 karena sebelumnya tak pernah mentas di ajang level ini, demikian catatan Asian Games.

Fathur yang baru berusia 20 tahun memulai perjalanannya pada Asian Games 2026 dengan menghadapi judoka Yaman Hesham Makabr pada babak 32 besar cabang olahraga judo nomor putra 66kg.

Pada pertarungan tersebut, Fathur dapat mengunci kemenangan sekaligus melaju ke babak 16 besar setelah menyudahi perlawanan Makabr melalui Ippon ketika laga menyisakan waktu 1 menit 3 detik.

Selanjutnya langkah Fathur terhenti di babak 16 besar setelah kalah dari judoka asal China Ziyang Xue yang mampu melakukan Ippon saat pertarungan tersisa 56 detik.

Sementara itu, Rizqi mengawali Asian Games 2026 dengan menghadapi judoka asal Laos Soukphaxay Sithisane pada babak 32 besar cabang olahraga judo nomor putra 60kg.

Rizqi dapat keluar sebagai pemenang ketika pertarungan masih menyisakan waktu 3 menit 23 detik setelah mampu melakukan Ippon dan menyudahi perlawanan Sithisane.

Setelah itu, Rizqi menghadapi judoka asal Mongolia Ariunbold Enkhtaivan pada babak 16 besar lalu harus mengakui keunggulan lawannya yang menang berkat Yuko.

Kekalahan itu membuat Rizqi gagal melanjutkan tren positif setelah pada SEA Games 2025 lalu berhasil mendapatkan medali emas pada nomor putra 55kg.

Selanjutnya tim nasional judo Indonesia masih menyisakan empat judoka yakni Diny Febriani (putri 57kg), I Made Sastra Dharma (putra 90kg), I Gede Agastya Darma Wardana (putra +100kg) dan Indah Permatasari (putri +78kg).