NADIKABAR.COM — Aktor Korea-Amerika Sung Kang yang makin populer berkat waralaba film "Fast & Furious" ini menghadirkan film yang autentik dan lekat dengan dunia otomotif yakni "Drifter".

Laman The Korea Times, Jumat (25/9) waktu setempat melaporkan, ia melakukan debut penyutradaraan film itu berkat paparan dari film "Fast &Furious:Tokyo Drift" pada 2006.

“Saya sangat beruntung menjadi bagian dari franchise global ini yang telah memperkenalkan saya kepada audiens luar biasa yang telah mendukung kami selama beberapa dekade. Saya ingin menggali lebih dalam dan menghormati komunitas itu dengan kisah saya sendiri dan menuangkan kebenaran pribadi saya ke dalam karakter dan dunia yang saya bangun di 'Drifter'," katanya.

Mulanya ia tak memiliki pengalaman dengan drifting, namun rupanya film yang dibintangi Lucas Black itu berhasil memicu obsesinya pada otomotif dan komunitas drifting.

Film ini ia hadirkan sebagai bentuk surat cinta untuk komunitas mobil yang menerimanya dan memberikannya tempat bernaung. "Terutama di saat-saat tergelap dalam hidup saya, dan mereka sangat penting bagi saya," katanya lagi.

"Drifter" dibintangi oleh Kang, menceritakan mengenai penjaga lintasan balap yang kesepian dan memiliki bakat tersembunyi yakni melakukan drifting.

Ia bertekad membuat film itu seautentik mungkin dengan budaya drifting dengan turut serta menggandeng legenda dunia otomotif yakni Dai Yoshihara, Adam LZ, Rutledge Wood dan Brian Scotto.

Para legenda tersebut berperan penting dalam adegan balapan klimaks, tak hanya itu ia juga menghadirkan setidaknya 12.000 penggemar sebagai penonton sukarelawan sebagai figuran untuk memenuhi tribun selama Legends of Drift di New Jersey dan merekam acara drifting palsu secara langsung.

Kang juga menghadirkan kolaborasi kru film dari Hollywood bersama operator drone profesional yang bekerja di Formula Drift untuk menghadirkan visual yang autentik, jujur serta dinamis, sebagaimana pesan Brian Scotto padanya yakni dalam menyutradarai film aksi mobil, ia menghadirkan sudut pandang yang jujur dan pengemudi sungguhan tanpa trik atau pun efek visual.

Kang juga mengakui bahwa debut penyutradaraan ini datang pada waktu yang tepat dalam hidupnya, seiring pertambahan usia dan pengalaman, ia memperoleh banyak perhatian dan kesabaran dan mampu menerapkan berbagai ilmu yang ia dapat dari orang-orang yang ditemui serta menerapkannya dalam film garapannya.

Penerjemah: Sinta Ambarwati