Agus menambahkan pihaknya akan terus memperkuat kolaborasi dengan regulator, pemerintah daerah, dan pelaku industri jasa keuangan untuk menghadirkan program literasi dan inklusi keuangan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, termasuk pedagang pasar dan pelaku u""saha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Bank Jakarta, kata Agus, akan terus memperluas jangkauan edukasi keuangan, mengembangkan layanan digital yang mudah diakses, serta memperkuat pelindungan konsumen dan pemberdayaan UMKM.
"Kami berharap upaya ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung Jakarta menuju kota global dengan perekonomian yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Agus.
Jakarta Financial Festival 2026 mengusung tema “Kumpul Asik, Melek Finansial, Ekonomi Tumbuh” dan diselenggarakan pada 23-24 Oktober 2026 dalam rangka memperingati Bulan Inklusi Keuangan.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Bank Indonesia, Perumda Pasar Jaya, Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) DKI Jakarta, serta berbagai pelaku industri jasa keuangan untuk memperluas akses sekaligus mendekatkan edukasi dan layanan keuangan kepada masyarakat.