Keputusan Siripong rupanya bukan sesuatu yang muncul secara tiba-tiba. Ia bahkan menulis buku berjudul Success Derived from the Buddha yang diterbitkan pada 2016.
Dalam dua tahun ke depan, ia ingin menyelesaikan penjualan bisnisnya. Rencana tersebut juga berarti Siripong akan meninggalkan berbagai hubungan duniawi, termasuk istri dan anak perempuannya.
Di sisi lain, perjalanan Hawell's sendiri memiliki sejarah panjang di Thailand. Siripong membuka gerai pertama merek tersebut pada 1999 dan berhasil memperluasnya menjadi 22 gerai.
Hawell's kemudian dikenal sebagai salah satu merek es krim Thailand yang populer pada era Y2K. Menariknya, Siripong tidak menjual bisnis karena menganggap Hawell's sudah tidak memiliki masa depan.
Justru, ia telah menyiapkan rencana ekspansi besar untuk calon pemilik baru.