Tata juga menegaskan pemerintah terus mengikuti perkembangan yang terjadi di kawasan Eropa.

"Tentunya kita terus mengikuti perkembangan yang terjadi di Eropa," imbuhnya.

Seperti diketahui, unjuk rasa terjadi di Paris dan beberapa kota di Prancis pada Sabtu (17/10) waktu setempat. Para demonstran menentang kenaikan biaya hidup dan penurunan kualitas layanan publik. Aksi protes di beberapa wilayah berubah menjadi kekacauan, dengan kelompok-kelompok garis keras merusak bangunan publik, menjarah butik mewah dan supermarket, dan menyerang kendaraan serta petugas kepolisian.

Aksi yang semula terjadi di Prancis itu lantas meluas ke negara-negara di Eropa, diantaranya Italia, Belgia, Portugal, hingga Albania. Meski tidak sebesar unjuk rasa yang menyelimuti Prancis, aksi protes di negara-negara Eropa lainnya itu sempat diwarnai bentrokan antara demonstran dan polisi.