NADIKABAR.COM — Aksi demo kaum muda yang diorganisir kelompok GenZ Reglt! atau Gen Z yang memegang kendali di Jerman berujung rusuh. Para perusuh yang mengenakan topeng menjarah sejumlah toko di Frankfurt dan kota lainnya.
Dirangkum NadiKabar sebagaimana dilansir AFP dan BBC Minggu (1/11/2026), demonstrasi yang terinspirasi oleh gerakan serupa di Prancis dan Italia itu mendesak elite politik agar memperhatikan aspirasi generasi muda. Sebagian besar demo tersebut berlangsung damai sepanjang hari.
Namun, ketegangan memuncak pada malam hari ketika sejumlah kelompok pemuda menolak membubarkan diri. Kekerasan pun pecah di kota-kota besar, termasuk Berlin, Cologne, dan Hamburg
Polisi bahkan mengerahkan meriam air untuk menghadapi kelompok pemuda yang melemparkan bom molotov.
Situasi paling parah terjadi di pusat keuangan Frankfurt. Polisi menghadapi para pengunjuk rasa yang melemparkan batu, kembang api, dan bom bensin, lalu merespons dengan menggunakan meriam air serta semprotan merica.
Dalam sebuah pernyataan, kepolisian menyebut "kerusuhan kekerasan" sedang terjadi. "Jendela di beberapa toko telah dipecahkan. Bom molotov juga dilemparkan ke arah petugas tanggap darurat."