Sekretaris Jenderal CGT Sophie Binet mengatakan aksi mogok berlangsung sangat efektif dan mendesak Pemerintah Prancis menanggapi tuntutan para pekerja.

"Tidak ada yang dapat menghentikan kami," kata Binet dalam demonstrasi di Paris.

Dia juga menyerukan kenaikan upah bagi seluruh pekerja serta peningkatan upah minimum sebesar 10 persen.

Sementara itu, Perdana Menteri (PM) Prancis Sebastien Lecornu mengumumkan konferensi sosial yang melibatkan serikat pekerja dan organisasi pengusaha akan digelar di Matignon, Senin (9/11), menurut pernyataan pemerintah.

Aksi mogok nasional tersebut turut mengganggu kegiatan sekolah dan universitas. Kementerian Pendidikan Tinggi melaporkan gangguan terjadi di 60 dari 184 perguruan tinggi.