Demokrat merebut sedikitnya enam kursi Senat yang sebelumnya dikuasai Partai Republik, sehingga mengamankan mayoritas di kamar tersebut, meskipun persaingan ketat di sejumlah negara bagian seperti Michigan dan Minnesota masih menjadi perhatian.

Kemenangan tersebut menandai perubahan besar dalam keseimbangan politik di Washington dan memberikan Demokrat kendali atas agenda legislasi Senat, kepemimpinan komite, serta proses konfirmasi pejabat.

Di Georgia, Senator Demokrat Jon Ossoff berhasil mempertahankan kursinya setelah mengalahkan pesaing dari Partai Republik. Dalam pidato kemenangannya, ia menyebut hasil pemilu sebagai penolakan terhadap pemerintahan Trump.

Demokrat juga diproyeksikan memenangkan kendali Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) setelah merebut sedikitnya 15 distrik yang sebelumnya dikuasai Partai Republik, termasuk kursi di Kentucky, New Jersey, dan North Carolina.