Wahyudi juga meminta agar orang tua atau wali murid untuk berkoordinasi dengan wali kelas apabila mengalami keterlambatan penjemputan. Tak hanya itu, orang tua juga diimbau untuk memantau aktivitas anak si luar rumah.
Imbauan ini merupakan upaya bersama dalam memastikan siswa didik tetap berada dalam pengawasan setelah meninggalkan lingkungan sekolah.
"Dinas Pendidikan Kota Tangerang mengharapkan seluruh kepala sekolah, guru, orang tua dan wali murid dapat menjalankan imbauan tersebut dengan baik. Koordinasi tim redaksi pihak sekolah dan keluarga juga diharapkan berjalan optimal untuk memastikan keamanan peserta didik," harapnya.