Sementara itu, pasokan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di sejumlah daerah juga dapat terganggu akibat kondisi sungai yang memengaruhi pengangkutan.

Menurut dia, pengembangan PLTS dapat membantu memperluas sumber pasokan listrik sehingga sistem kelistrikan tidak sepenuhnya bergantung pada pembangkit berbahan bakar fosil atau sumber energi yang dipengaruhi kondisi hidrologi.

Ia mengatakan rencana pengembangan PLTS berkapasitas 100 gigawatt yang telah diarahkan pemerintah menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan pemanfaatan energi nonfosil.

Meskipun demikian, ia mengingatkan pembangkit listrik tenaga surya memiliki keterbatasan karena produksinya bergantung pada sinar matahari dan tidak berlangsung pada malam hari.