NADIKABAR.COM — Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Mari Elka Pangestu menyarankan pentingnya perencanaan mitigasi risiko dalam menghadapi potensi anomali iklim El Nino sehingga bisa mencegah tekanan kenaikan harga pada 2027.

Mari ditemui usai kegiatan Kontan Economic & Demographic Forum di Jakarta, Selasa, menjelaskan perubahan iklim menjadi salah satu risiko yang perlu mendapat perhatian pemerintah di tengah masih tingginya ketidakpastian ekonomi global.

El Nino diperkirakan berlangsung hingga akhir 2026 dan berpotensi berlanjut dampaknya pada tahun depan sebelum kondisi beralih menuju La Nina.

Menurut dia, El Nino dapat memicu kekeringan yang kemudian memengaruhi produksi pangan maupun aktivitas transportasi. Gangguan cuaca juga mulai berpotensi memengaruhi distribusi sejumlah komoditas, sehingga langkah antisipasi diperlukan agar dampaknya tidak menjalar ke pasokan dan harga.