"Pada saat aku apapun ya, misalnya aku mempercantik diri dengan cara apapun-makeup atau mungkin sampai melakukan apa, surgery atau segala macam gitu-aku melakukan itu juga untuk kebahagiaan diriku sendiri. Apalagi kalau memang yang namanya pekerjaan sudah itu tidak bisa terlepas gitu. Tapi eh menurut aku ya itu tadi, balik lagi," tuturnya.

Meski begitu, Denada mengaku tidak ingin terlalu mengekang dirinya dalam urusan makanan. Di usia 47 tahun, dia masih ingin menikmati makanan yang disukainya, seperti cilok, seblak hingga gorengan.

"Iya betul. Tapi, aku juga adalah orang yang justru ngerasa kayak di usia segini ya kan, pengen juga dong menikmati hidup, menikmati cilok, seblak, dan gorengan dan teman-temannya. Jadi aku tetap berusaha untuk balance. Itu aku rasa yang terpenting," ujar Denada.

Menurutnya, keseimbangan menjadi kunci agar tetap bisa menikmati makanan yang diinginkan sekaligus mencapai target kesehatan dan kebugaran.

"Jadi balance gimana caranya aku tetap bisa makan apa yang aku mau, tapi aku juga bisa mencapai goal aku. Goal aku kepengen menua dengan tetap sehat, tetap aktif, tetap cantik, badannya tetap fit, tetap bisa Zumba dua jam," ungkapnya.