"Jadi aku pas cek, kondisi darah aku tuh gak bagus, banyak kolesterol, banyak lemak kolesterol, fungsi hatiku menurun, terus fungsi ginjalku juga ada menurun," tuturnya.
Keluhan tersebut juga disertai rasa sakit kepala berkepanjangan membuatnya harus menjalani pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI) di area kepala. Dari rangkaian pemeriksaan itu, dokter memberikan peringatan mengenai ancaman penyakit jika gaya hidupnya tidak segera diubah.
"Kata dokternya, dengan kandungan darah dan kolesterolku dan lain-lainnya cukup tinggi raportnya merah ini, kemungkinan kamu tuh bisa kena serangan jantung atau kena sumbatan di saraf kepala," jelasnya.
Peringatan itu diakui sempat membuatnya terkejut. Pria yang akrab disapa Densu itu menganggap temuan laboratorium ini sebagai alarm pengingat dari Tuhan agar lebih peduli terhadap kondisi organ dalam tubuhnya.