"Digitalisasi data menjadi hal yang perlu didorong agar informasi kependudukan dapat dikelola secara lebih sistematis, diperbarui secara berkala, dan dimanfaatkan secara optimal dalam pengambilan kebijakan," katanya.
Digitalisasi data tersebut menurut Deputi Bonivasius sejalan dengan penguatan peran Kampung Keluarga Berkualitas sebagai lokus integrasi program pembangunan keluarga dan kependudukan serta implementasi peta jalan pembangunan kependudukan (PJPK).
"Melalui pengelolaan data yang semakin baik dan kolaborasi lintas sektor, Kampung Keluarga Berkualitas diharapkan mampu mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran sekaligus mengoptimalkan potensi bonus demografi bagi kesejahteraan masyarakat," katanya menambahkan.
Dalam kunjungan tersebut, Deputi meninjau data kependudukan yang memuat berbagai indikator utama pembangunan di tingkat kelurahan.