"Menanam kembali bukan hanya jagung, tetapi juga semangat kemandirian, produktivitas, gotong royong, dan keberlanjutan yang menjadi jati diri daripada bangsa kita," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjen Imigrasi DIY Yuni Santi Nurani mengatakan pemberdayaan masyarakat melalui program ketahanan pangan berupa penanaman jagung di lima kalurahan tersebut masing-masing memperoleh dukungan bibit jagung untuk lahan seluas kurang lebih 0,5 hektar.
"Sehingga total lahan program tersebut mencapai kurang lebih 2,5 hektar," katanya.
Berdasarkan estimasi hasil panen, lanjut dia, produktivitas jagung diperkirakan mencapai 6,9 ton per hektar dari total lahan seluas 2,5 hektar.