NADIKABAR.COM — Desa Tegalsambi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng), menjadi wakil Provinsi Jateng untuk mengikuti lomba desa tingkat nasional, setelah erhasil meraih juara pertama lomba desa tingkat Provinsi Jateng 2026.

"Kini Desa Tegalsambi menjalani klarifikasi lapangan oleh tim Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam rangka penilaian Lomba Desa Tingkat Nasional 2026," kata Kepala Desa Tegalsambi Agus Santoso di Jepara, Senin.

Ia mengakui bersama jajaran pemerintah desa dan elemen masyarakat terus memperkuat koordinasi serta mempersiapkan berbagai aspek yang menjadi bahan penilaian.

Kesiapan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari perangkat desa, BPD, TP PKK, LPMD, Karang Taruna, kader kesehatan, kelompok tani, pelaku UMKM, hingga tokoh masyarakat.

Menurut dia, keberhasilan yang diraih merupakan hasil kerja bersama serta dukungan berbagai pihak.

"Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar Desa Tegalsambi dapat memberikan hasil terbaik dan membawa nama harum Kabupaten Jepara serta Provinsi Jateng di tingkat nasional," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) Jepara Muh Ali mengatakan pembinaan desa merupakan bagian dari komitmen Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama jajarannya untuk memperkuat pembangunan dari tingkat desa.

Ia menjelaskan evaluasi perkembangan desa tidak hanya menjadi kegiatan administratif, tetapi juga menjadi bahan untuk melihat kemajuan desa sekaligus menentukan langkah pembinaan berikutnya.

"Indikatornya salah satunya melalui lomba desa. Desa Tegalsambi bisa melaju ke tingkat nasional. Ini menjadi gambaran bagaimana pembinaan yang dilakukan bisa diterapkan di tingkat desa," ujarnya.

Tahapan klarifikasi dari Kemendagri ini menjadi kesempatan bagi Tegalsambi untuk menunjukkan capaian pembangunan, inovasi pelayanan publik, serta pemberdayaan masyarakat yang telah dikembangkan. Klarifikasi lapangan oleh tim Kemendagri dilaksanakan di Balai Desa Tegalsambi pada 2 November 2026.

Dalam proses penilaian, berbagai potensi dan inovasi desa menjadi bagian penting untuk menunjukkan perkembangan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, antara lain tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas pelayanan masyarakat, pemberdayaan ekonomi, ketahanan pangan, pengelolaan lingkungan, serta pengembangan potensi unggulan desa.