"Dalam pelaksanaannya, kondisi jalur trekking, lingkungan, serta situasi alam akan terus dipantau demi keselamatan pengunjung dan masyarakat," terang Mikael.

"Apabila kondisi di lapangan kembali dinilai tidak aman, kegiatan kunjungan dapat dihentikan atau ditutup kembali sewaktu-waktu," imbuh dia.

Pihaknya mengimbau seluruh pengunjung untuk mengikuti arahan petugas dan pemandu serta mempertimbangkan kondisi perjalanan sebelum berkunjung.