NADIKABAR.COM β€” Pemilihan warna dinding kamar tidur dapat memengaruhi suasana ruangan. Karena kamar menjadi tempat beristirahat, desainer interior menyarankan warna yang dapat menciptakan kesan tenang dan nyaman.

Mengutip Real Simple pada Selasa (29/9) waktu setempat, desainer interior menyebut merah terang dan oranye terang sebagai dua warna yang sebaiknya tidak mendominasi dinding kamar tidur.

Pendiri ADROIT Architecture & Interior Design Madelaine Mayer mengatakan warna-warna tersebut cenderung memberikan kesan energik sehingga kurang sesuai dengan suasana tenang yang diharapkan dari kamar tidur.

β€œKamar tidur pada umumnya merupakan tempat untuk beristirahat, jadi saya cenderung menghindari penggunaan warna yang sangat energik dalam area yang luas, seperti merah dan oranye terang,” kata Mayer.

Menurut Mayer, merah dan oranye juga kerap dikaitkan dengan emosi yang kuat, seperti gairah dan kemarahan. Merah juga banyak digunakan pada berbagai tanda peringatan, seperti lampu lalu lintas dan mobil pemadam kebakaran.

Meski demikian, bukan berarti warna merah dan oranye sama sekali tidak dapat digunakan di kamar tidur. Pendiri Nina Seed Interiors, Nina Seed, mengatakan kedua warna tersebut tetap dapat digunakan, terutama sebagai aksen.

β€œUntuk kamar anak-anak, tidak ada warna yang belum pernah saya gunakan, termasuk oranye dan merah,” kata Seed.

Ia menyarankan penggunaan warna cerah dalam jumlah terbatas, misalnya pada lis atau bagian tertentu dari ruangan. Menurut dia, penggunaan warna tersebut sebagai aksen dapat memberikan sentuhan warna tanpa membuat seluruh kamar terasa terlalu kuat.

Mayer juga mengatakan warna cerah dapat digunakan untuk memberikan variasi pada kamar. Misalnya, warna koral terang dapat menjadi aksen pada kamar berwarna biru tua.

β€œJangan mengecat seluruh dinding dengan warna tersebut,” ujar Mayer.

Untuk warna utama kamar tidur, desainer lebih menyarankan nuansa yang memberikan kesan tenang. Pendiri Sarah Scales Design Studio, Sarah Scales, mengatakan warna biru dapat memberikan suasana menenangkan, sedangkan warna hangat dapat membuat ruangan terasa lebih nyaman.

Warna netral terang, hijau, dan abu-abu dengan sedikit nuansa hangat juga menjadi pilihan yang disukai para desainer.

Mayer mengatakan warna merah dan oranye tidak selalu buruk, tetapi kedua warna tersebut dinilai kurang mendukung suasana tenang dan rileks dibandingkan warna netral, hijau, atau biru.

Pemilihan warna kamar tidur pada akhirnya tetap bergantung pada selera dan kebutuhan penghuni. Namun, penggunaan warna cerah sebagai aksen dapat menjadi pilihan bagi mereka yang ingin menghadirkan warna tanpa membuat seluruh ruangan terasa terlalu energik.

Penerjemah: Farika Nur Khotimah