NADIKABAR.COM — Wakil Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Berthdigna Devi Surya Kusuma lolos babak kualifikasi dengan menghuni peringkat ketiga dan kelima nomor speed putri panjat tebing Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Dalam perlombaan di Portmesse Nagoya Exhibition, Nagoya, Jepang, Selasa, Desak menjadi atlet Indonesia dengan catatan waktu terbaik dengan 6,29 detik.
Catatan tersebut membuat Desak berada di belakang atlet China, Deng Lijuan, yang menjadi pemuncak klasemen dengan waktu 6,23 detik, serta atlet Korea Selatan Jeong Jimin dengan 6,25 detik.
Pemegang rekor Asia nomor speed putri dengan catatan 6,07 detik itu tampil cukup konsisten pada beberapa percobaan. Desak mencatat waktu 6,293 detik pada salah satu percobaan dan kemudian membukukan 6,29 detik sebagai hasil terbaik. Satu percobaan lainnya tercatat 7,12 detik, dan pada percobaan ia melakukan kesalahan start.
Sementara itu, atlet Indonesia lainnya, Berthdigna finis di peringkat kelima dengan catatan waktu 6,49 detik. Ia mencatat 6,59 detik pada percobaan pertama, sebelum membukukan 6,49 detik pada percobaan berikutnya.
Berthdigna kemudian mencatat waktu 6,58 detik dan 6,74 detik pada percobaan selanjutnya. Catatan terbaik 6,49 detik cukup untuk menempatkan Berthdigna di posisi kelima dalam daftar kualifikasi.
Hasil tersebut membuat Desak dan Berthdigna masuk dalam jajaran atlet yang lolos kualifikasi sekaligus membuka peluang bagi panjat tebing Indonesia untuk menyumbang medali dalam pesta olahraga terbesar Asia.
Sementara itu, hasil berbeda diraih oleh dua wakil Indonesia lainnya Ramadhan Raviandi dan Ramadhan Ravianto yang gagal menembus sesi kualifikasi nomor boulder putra.
Raviandi menyelesaikan lomba dengan catatan waktu total 44, 4 detik sehingga tertahan di posisi kesembilan atau di luar peringkat delapan teratas yang lolos kualifikasi. Sedangkan, Ravianto membukukan waktu 34,6 detik sehingga harus puas posisi ke-12 peringkat kualifikasi.