NADIKABAR.COM — Atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi memilih untuk tidak terlalu memikirkan hasil ketika menghadapi beberapa kali penundaan sebelum tampil pada final nomor speed putri Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Desak Made mengatakan penundaan akibat dari kendala teknisi yang berlangsung saat final cukup mengganggu karena kondisi fisik dan mentalnya sudah siap untuk bertanding.

"Karena badan sudah siap, pikiran sudah siap. Terus tiba-tiba ditunda lima menit, terus lima menit lagi," kata Desak Made seusai perlombaan di Portmesse Nagoya Exhibition Hall, Aichi, Jepang, Rabu.

"Lebih ke ikhlas saja sih tadi. Dari sebelumnya juga lihat catatan waktu peserta lain bagus-bagus, kecil. Jadi dari biasanya ya manjat ikhlas saja."

Dalam situasi tersebut, Desak Made berusaha mengalihkan pikirannya dan tetap berpikir positif agar konsentrasinya tidak terganggu. Ia juga memilih untuk tidak terlalu terbebani setelah melihat catatan waktu para peserta lain yang cukup ketat.