NADIKABAR.COM — Istilah desil 1-10 belakangan ramai diperbincangkan, terutama setelah masyarakat mengetahui termasuk dalam desil berapa. Tidak jarang, hasil tersebut menimbulkan pertanyaan ketika desil yang tercatat dinilai belum mencerminkan kondisi sosial ekonomi keluarga yang sebenarnya.

Desil sendiri merupakan pengelompokan keluarga berdasarkan posisi relatif tingkat kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Masyarakat dibagi ke dalam 10 kelompok, mulai dari desil 1 dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah hingga desil 10 yang paling tinggi.

Data tersebut kemudian menjadi acuan utama pemerintah dalam menentukan prioritas penerima berbagai bantuan sosial (bansos). Lantas, apa arti desil 1-10, dan bagaimana cara menentukannya?

Simak penjelasan lengkapnya yang telah dirangkum NadiKabar dari berbagai sumber berikut ini!

Penentuan desil seseorang tidak hanya didasarkan pada besaran penghasilan, melainkan dinilai dari kondisi sosial ekonomi secara menyeluruh. Adapun beberapa aspek yang menjadi dasar dalam penentuan desil meliputi: