Buka situs cekbansos.kemensos.go.id.

Masukkan huruf kode atau captcha yang tersedia.

Sistem akan menampilkan informasi mengenai status penerima bansos.

Layanan resmi Cek Bansos menggunakan DTSEN sebagai sumber data. Sistem tersebut juga menampilkan kelompok desil berdasarkan kondisi sosial ekonomi keluarga.

Selain melalui situs, pengecekan juga dapat dilakukan menggunakan aplikasi Cek Bansos.

Dalam aplikasi, pengguna dapat melihat informasi seperti status penerima, jenis bantuan, status penyaluran, hingga nominal bantuan yang tercatat.

Masyarakat perlu mengetahui bahwa desil bukan kategori yang bersifat permanen.

Menurut keterangan pada situs Cek Bansos Kemensos, desil bersifat dinamis dan dapat diperbarui apabila kondisi sosial ekonomi keluarga berubah. Pembaruan dapat dilakukan melalui desa/kelurahan dan dinas sosial atau melalui aplikasi Cek Bansos dengan menyampaikan data sesuai kondisi sebenarnya.

Karena itu, jika kondisi keluarga sudah berubah tetapi data desil belum sesuai, masyarakat dapat mengikuti mekanisme pemutakhiran data yang tersedia.

Jadi, desil 1-4 dapat bansos apa saja pada September 2026? Setidaknya ada tiga program utama yang perlu diketahui, yakni:

PKH, dengan nominal sesuai kategori penerima.

BPNT/Program Sembako, sebesar Rp600.000 per tahap.

Bantuan pangan beras, sebanyak 30 kg untuk alokasi Juli-September 2026 atau setara 10 kg per bulan.

Khusus bantuan beras, pemerintah menargetkan penyaluran periode Juli-September selesai pada akhir September 2026. Bapanas juga menegaskan bantuan pangan beras merupakan hak penuh KPM dan tidak boleh dipotong atau dikenai pungutan.

Masyarakat yang masuk desil 1-4 dapat segera mengecek NIK melalui layanan resmi Cek Bansos Kemensos untuk mengetahui apakah tercatat sebagai penerima dan jenis bantuan apa yang diperoleh.