Rojali mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pengemudi dan perusahaan pemilik truk untuk mendatangkan alat berat berupa derek guna mengevakuasi kendaraan tersebut. Selama proses evakuasi, polisi akan melakukan penutupan jalan.
Polisi menduga kecelakaan maut itu dipicu truk molen mengalami rem blong.
"Setiba dilokasi kejadian Kendaraan Truck B-9548-MV mengalami rem blong (jember rem pecah), sehingga tidak bisa menguasai kemudi dan oleng ke kiri " kata Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota AKBP Joko Sembodo dalam keterangannya, Minggu (1/11).
Akibatnya, kendaraan berukuran besar itu menabrak kerumunan orang yang sedang berada di depan tembok bangunan di kiri jalan.
Kendati demikian, Joko menyebut pihaknya masih mendalami lebih lanjut ihwal penyebab kecelakaan yang menewaskan enam orang tersebut.
"Penyebab kecelakaan lalu lintas tersebut masih dalam proses penyelidikan," ucap dia.