NADIKABAR.COM — Warung Mi dan Babi Tepi Sawah, di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, dibakar 4 orang tak dikenal (OTK), dini hari tadi. Polisi menyebut keempat pelaku berbagi peran dari mengancam karyawan hingga merusak dan membakar motor serta warung.

"Satu pelaku dengan menodongkan senjata tajam menyuruh saksi untuk jongkok dan diam di dekat etalase dapur. Setelah itu 2 pelaku membakar sepeda motor Yamaha Mio milik saksi dengan cara menuangkan cairan yang tidak diketahui, apakah bensin atau apa dari botol ke motor tersebut. Selain itu membakar piano kayu yang berada di sebelah motor," kata Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, saat dihubungi awak media, Sabtu (12/9/2026).

Pelaku lain, lanjutnya, merusak kaca etalase dapur. Setelah selesai melakukan aksinya, keempat orang tak dikenal itu langsung meninggalkan lokasi kejadian.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 04.00 WIB. Akibat kejadian itu, satu ruang gudang dan satu ruang tidur karyawan terbakar. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 30 juta.

Saat kejadian, ada dua orang karyawan yang tidur di warung tersebut. Satu orang tidur di kamar depan, sementara satu orang lainnya tidur di kamar belakang.

Sementara itu, Pemilik Warung Mie dan Babi Tepi Sawah, Jodi Sutanto, mengatakan salah satu pelaku memang menggunakan senjata tajam untuk melakukan pengancaman terhadap karyawannya bernama Ali.

"Saya diinfo (karyawan saya) sekitar pukul setengah 4 ada yang mendatangi orang 4, dan mendobrak pintu tempat tidur orang saya. Satu orang menodongkan senjata tajam dan menyuruh keluar (Ali), disuruh menjongkok di depan, dan mengatakan diam, lalu disuruh berhitung satu sampai seribu. Satu orang merusak barang, yang satu orang membakar gudang dan tempat tidur," kata Jodi.

"(Sajamnya) Jenis pisau kecil," imbuhnya.

Saat ini, Jodi didampingi kuasa hukumnya tengah membuat laporan di Polres Sukoharjo. Selain Jodi, dua orang karyawannya juga tengah dimintai keterangan.

"Ini sudah BAP langsung semua 3 orang," pungkasnya.