Menyadari mobilnya akan tertabrak kereta, pengemudi dan penumpang mengambil keputusan melompat menyelamatkan diri menjauhi rel.
"Karena jarak sudah dekat, kemudian pengemudi dan penumpang keluar dari Kbm Daihatsu Grand Max pikap karena tidak dapat menguasai laju kendaraannya," terang Joko.
Setelah keduanya berhasil menjauh dari badan mobil, bodi pikap langsung dihantam keras oleh KA Majapahit yang melaju kencang. Benturan hebat tak terhindarkan hingga membuat kendaraan niaga itu ringsek tak berbentuk.
"Pengemudi dan penumpang keluar dari kendaraan, karena tidak dapat menguasai laju, mobil tersebut tertabrak Kereta Api Majapahit, maka terjadilah kecelakaan," pungkasnya.