Lebih lanjut dia menjelaskan GGCS akan menyiapkan sistem pembelajaran yang menyesuaikan jadwal latihan dan kompetisi. Fasilitas pendukung mencakup pendidikan berstandar internasional, kelas penguatan akademik dan pengembangan diri, serta pendampingan disiplin dan manajemen waktu.

Director of GGCS Kenji Seng menambahkan keseimbangan pendidikan dan olahraga penting bagi masa depan atlet muda Indonesia.

Penerima beasiswa wajib memenuhi standar akademik GGCS. Seleksi kedua institusi terdiri atas rekomendasi pelatih Dewa United Academy, uji keterampilan basket, wawancara orang tua atau wali, serta asesmen akademik dan wawancara siswa.

Penilaian, tambah dia, meliputi kemampuan bermain basket, kesiapan akademik, motivasi, kedewasaan, dan komitmen kandidat sebagai pelajar sekaligus atlet.