Dia menyebut para Dewan Pakar membutuhkan waktu lebih lama untuk memilih 3 besar DPD RI Awards 2026 kategori Pelestari Budaya Daerah. Menurutnya, Dewan Pakar terlibat diskusi konstruktif dan mendalam untuk memilih kandidat 3 besar kategori tersebut.

"Jadi kalau terkait dengan budaya ini kan luas sekali, kita bicara budaya itu bukan hanya tari-tarian, bukan hanya bahan produk alami, tapi juga pengembangan-pengembangannya. Ya lumayan memakan waktu yang lebih lama," ucapnya.

Dede Yusuf menjamin kandidat yang terpilih dalam 3 besar DPD RI Awards 2026 adalah pilihan terbaik dari Dewan Pakar. Dia menjamin para Dewan Pakar independen dan tanpa intervensi untuk memilih para kandidat tersebut.

"Paling penting kami tidak kenal peserta-peserta ini, artinya karena kalau misalnya kenal atau mungkin karena korelasinya dengan daerah yang keterwakilan kita ada di situ, malah subjektif sekali. Oleh karena itu, saya belum melihat ada intervensi apapun, dari pihak kawan-kawan detik juga memberi ruang kepada kita untuk argumentasi," ujar Dede Yusuf.

"Yang hadir di sini kan ada dari BRIN, dari Kementerian Kebudayaan, dari DPD, saya mewakili DPR RI. Kebetulan pilihannya hampir sama, ada beda-beda 1-2 peserta, tapi pada dasarnya hampir semua memiliki kecenderungan yang sama," imbuhnya.