Prof Zulys mengatakan dalam rapat yang berlangsung kurang lebih 4 jam ini, Dewan Pakar melakukan perdebatan yang positif. Dewan Pakar juga sempat mewawancarai para kandidat secara virtual.

"Tentunya, karena memang kita punya pandangan yang berbeda-beda, tapi secara umum setelah kita diskusikan kita sudah punya satu kesepakatan, di dalamnya juga ada diskusi, juga ada perbedaan nilai," kata dia.

Lebih lanjut, Prof Zulys mengatakan kategori bidang kesehatan dan ketahanan pangan memiliki kesulitan tersendiri dalam penentuan penerima.

"Kategori yang sulit itu yang terkait dengan kesehatan, karena memang di situ ada perbedaan, dua pendapat ya, ada si A dan si B, kemudian juga kategori yang satu lagi terkait dengan kategori, yang di mana ada satu orang yang belum ada verifikasi, kategori terkait pangan" ujar dia.

Prof Zulys berharap DPD RI Awards ini bisa menginspirasi masyarakat. Dia menekankan soal pentingnya memulai tindakan yang kecil hingga bisa berdampak untuk masyarakat luas.

"Tentunya ini dapat menginspirasi masyarakat luas bagaimana bahwa permasalahan bangsa dan masyarakat ini bisa kita selesaikan dari diri kita sendiri, kemudian kita menjalin tahapannya itu sehingga terus bekerja, terus berbuat dan orang lain akan melihat dampaknya," tutur dia.

"Jadi DPD Awards ini menurut saya sebuah anugerah yang sangat penting untuk menginspirasi masyarakat bahwa ternyata dari tahapan kecil itu bisa menjadi hal yang besar," pungkasnya.

Berikut kandidat 3 besar DPD RI Awards dalam 4 kategori: