"Siapa pun yang menjadi pemenang, dia nanti tetaplah menjadi orang yang selalu kita perhatikan, karena kita menganggap mereka sebagai bagian penting dalam rangka melaksanakan tugas sebagai wakil daerah," jelasnya.
Teras juga menjelaskan proses seleksi dan penjurian yang dilakukan oleh Dewan Pakar DPD RI Awards. Selain Teras Narang, jajaran Dewan Pakar diisi oleh Menteri Kebudayaan RI Prof. (Hon.) Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc., Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si., Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dr. Dede Yusuf Macan Effendi, S.T., M.I.Pol., dan Guru Besar FMIPA Universitas Indonesia (UI) Prof. Dr. rer. nat. Agustino Zulys, S.Si., M.Sc.
"Jadi saya merasa tugas saya menjadi ringan karena didampingi oleh orang-orang hebat ini. Mereka memberikan kontribusi yang luar biasa dari 1.112 [pendaftar], kalau istilahnya itu diperas menjadi 50 orang," jelasnya.
"Dari 50 orang itu bukan hanya sekadar memilih, tetapi saya perhatikan betul bahwa 50 orang ini benar-benar berkualitas dan berkapasitas dalam rangka mengembangkan inovasinya serta potensi-potensi yang ada di daerah. Dan itu tidak mudah," ucap Teras.