"Masih banyak area yang berkategori kawasan langganan banjir atau tergenang, tergenang parah, namun belum tersentuh proyek drainase tersebut," kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung, tersebut.

Ia membeberkan sedikitnya 15 titik jalan di kawasan Kuta yang hingga kini masih menjadi langganan banjir dan membutuhkan penanganan segera. Pemerintah Kabupaten Badung didesak memasukkan perbaikan drainase di belasan lokasi tersebut ke dalam prioritas APBD Perubahan 2026.

"Seperti Jalan Nakula V, Jalan Pandawa, Jalan Pandawa 1 dan 1A, Jalan Sri Lakshmi 2, Jalan Sri Rejeki, Jalan Dewi Sri 3A, Jalan Dewi Sri 3B, Jalan Pararaton, Jalan Pararaton Utama, Jalan Prahara, Jalan Rajawali 1, Jalan Dewi Sri 12, Jalan De Mirate, Jalan Cendana, serta Jalan Marga Kirana 2. Kiranya mohon diprioritaskan di anggaran Perubahan 2026 ini agar kawasan tersebut tidak tergenang kembali," papar Puspa Negara.