Kendaraan ini dilengkapi ruang muat berinsulasi berbahan kombinasi fiber reinforced plastic (FRP) dan extruded polystyrene (XPS), serta mesin pendingin yang mampu mencapai suhu sekitar minus 19 derajat Celsius dalam waktu kurang lebih 1,5 jam.

Sistem tersebut ditujukan untuk pengangkutan produk seperti daging, makanan beku, seafood, produk susu, hingga sayuran segar.

Untuk memiliki kendaraan ini, perusahaan membanderolnya dengan harga Rp279 juta, termasuk sasis, boks berinsulasi, GPS, dan mesin pendingin.

Sementara itu, DFSK Gelora E Chiller Van menawarkan alternatif kendaraan distribusi berbasis listrik. Model ini menggunakan ruang muat berinsulasi dengan teknologi polyurethane injection dan interior FRP untuk mendukung pengangkutan produk yang membutuhkan pengendalian suhu.

Kendaraan listrik tersebut tersedia dalam dua pilihan, yakni Gelora BV L Type seharga Rp437 juta dan Gelora BV B Type Rp335 juta.