Berdasarkan DHL Global Connectedness Report 2026, Indonesia memiliki hubungan dagang yang kuat dengan berbagai ekonomi utama dunia, terutama Tiongkok, Singapura, dan Amerika Serikat yang terus mendorong aktivitas logistik.

Sementara itu, DHL Globalization Tracker menunjukkan perdagangan intra-Asia terus meningkat sehingga membuka peluang lebih besar bagi perusahaan Indonesia memperluas akses menuju pasar regional maupun pasar global.

Seiring perkembangan tersebut, semakin banyak perusahaan di Indonesia mengalokasikan anggaran khusus untuk program lingkungan sebagai bagian dari strategi meningkatkan daya saing, investasi, dan ketahanan bisnis jangka panjang.

Kondisi itu mendorong perusahaan logistik mencari solusi yang mampu menekan emisi operasional tanpa mengurangi kecepatan, keandalan, maupun kualitas layanan yang dibutuhkan pelanggan di berbagai sektor usaha.

Bagi DHL Express, transportasi darat menjadi penghubung utama jaringan logistik global dengan pelanggan lokal sehingga penggunaan kendaraan listrik dipandang penting untuk mengurangi emisi hingga tahap akhir pengiriman.

Penempatan armada listrik di luar Jakarta juga memberikan pilihan layanan lebih luas bagi pelanggan seiring berkembangnya pusat logistik baru, termasuk Surabaya dan Semarang yang semakin berperan dalam perdagangan nasional.