NADIKABAR.COM — Imam Bukhari merupakan seorang perawi hadis terkemuka yang karya-karyanya menjadi rujukan utama bagi umat Islam hingga saat ini. Namun, di balik keagungan karya-karyanya, kisah seputar lokasi peristirahatan terakhir sang ulama masyhur ini menyimpan jejak sejarah yang tidak banyak diketahui oleh publik.

Lantas, di manakah lokasi makam Imam Bukhari yang menyimpan jejak sejarah?

Imam Bukhari merupakan seorang perawi hadis terkenal yang telah meriwayatkan ribuan hadis shahih bagi umat Islam. Ia memiliki nama asli Abu Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Mughirah bin Bardizbah al-ja'fi al-Bukhari yang selanjutnya lebih dikenal dengan nama Imam Bukhari. Menukil dari buku Ulumul Hadits oleh Wahyu Khadifah, dkk., Imam Bukhari lahir di Bukhara pada 13 Syawal 194 H atau 20 Juli 810 M.

Imam Bukhari dikisahkan sangat patuh dan memiliki daya ingat luar biasa, sehingga mampu menghafal 70 ribu hadis Nabi Muhammad SAW saat umurnya masih belasan tahun. Ia kemudian menghimpun hadis-hadis yang telah diseleksi dalam kitab berjudul Al-Jami' ash-Shahih atau Shahih Bukhari yang terkenal dan menjadi rujukan banyak umat Islam hingga saat ini.

Bahkan, orang-orang menyebutnya sebagai Amirul Mukminin Fil Hadits yang berarti pemimpin orang-orang yang beriman dalam ilmu hadis.