Para analis mengaitkan potensi hilangnya mayoritas suara Partai Republik di Kongres AS itu disebabkan oleh menurunnya tingkat dukungan terhadap pemerintahan Trump di tengah kampanye militer melawan Iran, serta kenaikan harga.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel mulai menyerang sejumlah target di Iran, termasuk di Ibu Kota Teheran, yang kemudian dibalas oleh Iran dengan serangan serupa.