Menurut Reza Rahadian, diskusi tim produksi bersama para aktivis yang terkait dengan cerita penculikan di masa lalu itu juga menjadi salah satu poin pembeda antara film panjang "Laut Bercerita" dengan film pendeknya.

"Sebagai acuan, saya kan sempat terlibat di film pendeknya, itu pertama kali saya mengenal Laut dan membaca bukunya. Tapi kalau untuk proses yang sekarang, tentu perjalanannya mungkin agak berbeda. Selain buku, karena Mbak Leila juga adalah penulis dari naskah film ini bersama Mas Anggi, tentu kami banyak berbekal tidak hanya buku, tapi naskah, skenario, dan banyak diskusi," kata Reza.

"Kami diskusi, bertemu dengan teman-teman aktivis, berbagi cerita, berbagi pengalaman, pengalaman berorganisasi, bahkan pengalaman cinta, serta pengalaman tentang bagaimana mereka bergerak dan menyuarakan isu-isu yang penting, gitu. Itu banyak sekali kami dapatkan lewat forum-forum diskusi. Mungkin itu yang membedakan proses film panjang ini dengan film pendek yang sebelumnya," ujar Reza pula.