NADIKABAR.COM — Pemanah Indonesia Diananda Choirunisa harus mengakhiri langkah pada babak 16 besar nomor recurve individu putri Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah 2-6 dari wakil China Zhu Jingyi di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose Square, Jepang, Selasa.
Pemanah Indonesia itu mengawali pertandingan dengan tertinggal setelah Zhu mengambil set pertama 29-28 dan set kedua 30-29.
Diananda kemudian menjaga peluang dengan merebut set ketiga 29-28 sehingga memperkecil ketertinggalan menjadi 2-4.
Namun, Zhu tampil lebih solid pada set keempat. Pemanah China tersebut mencetak 30 poin, sedangkan Diananda membukukan 27 poin, sekaligus memastikan kemenangan 6-2.
Sebelum terhenti di babak 16 besar, Diananda mengawali fase eliminasi dengan meyakinkan. Setelah mendapat bye pada putaran awal, dia menundukkan Ariana Nur Dania Mohamad Zairi dari Malaysia 6-0 dengan skor set 29-28, 29-27, dan 28-27.
Hasil di Aichi-Nagoya membuat perjalanan Diananda pada nomor individu lebih pendek dibanding Asian Games Hangzhou 2022 yang digelar pada 2023.
Ketika itu, Diananda menembus perempat final setelah mengalahkan wakil Vietnam Do Thi Anh Nguyet 6-2 pada babak 16 besar. Langkahnya kemudian dihentikan juara Olimpiade Tokyo 2020 asal Korea Selatan An San dengan skor 3-7 sehingga Diananda mengakhiri nomor individu di peringkat kelima.
Diananda juga memiliki catatan kuat pada Asian Games Jakarta-Palembang 2018. Dia meraih medali perak recurve individu putri setelah kalah 3-7 dari Zhang Xinyan asal China pada pertandingan final. Prestasi tersebut menjadikannya pemanah Indonesia pertama yang mencapai final nomor individu dalam sejarah Asian Games.
Pada Asian Games Hangzhou, Diananda juga menyumbangkan medali perunggu nomor recurve beregu campuran bersama Riau Ega Agata.