Melihat hal itu, nakhoda memutuskan untuk melarang ABK lainnya masuk ke dalam palka agar tidak ada korban lainnya. Alhasil, kapal pun memutuskan untuk kembali ke Belawan dan bersandar sekira pukul 16.00 WIB di gudang Bincuan Gabion.

"Pukul 17.30 WIB, proses evakuasi selesai. Ketiga jenazah berhasil diangkat dari dalam palka dan langsung dimasukkan ambulans untuk dibawa menuju rumah duka masing-masing," kata Wahyu.

Dugaan sementara, sebut Wahyu, para korban diduga keracunan gas yang berada di dalam palka. Namun, untuk penyebab pastinya masih akan didalami oleh pihak berwenang.

"Analisa awal, insiden ini diduga terjadi akibat para korban menghirup gas beracun, yaitu gas hidrogen sulfida atau amonia yang terperangkap atau kekurangan oksigen ekstrem di dalam ruang palka ikan yang tertutup rapat dalam waktu lama," pungkasnya.