Sebanyak 10 unit mobil pompa dan 10 unit pendukung dengan total 95 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Petugas melakukan pemadaman hingga proses pendinginan yang berlangsung sampai sekitar pukul 04.50 WIB.
Sjukri mengatakan kebakaran pertama kali diketahui setelah seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) mendengar suara letupan dari dalam gudang. Saat dilakukan pengecekan, api sudah membesar.
Dia menduga kebakaran berasal dari gangguan listrik yang menyambar tumpukan Radio HT. Gudang tersebut digunakan untuk menyimpan sejumlah peralatan, di antaranya radio handy talkie (HT), repeater, dan karpet. Bangunan yang terbakar memiliki luas sekitar 2.000 meter persegi.