Oleh karena itu pihaknya memandang pengukuran emisi metana bernilai penting untuk mengetahui besarnya emisi yang berasal dari sektor sampah, sekaligus menjadi dasar dalam menentukan upaya pengurangannya.

Lebih lanjut Tiza mengatakan pemerintah daerah (pemda) perlu meningkatkan kapasitas untuk mengukur dan memantau emisi metana serta menggunakan data tersebut untuk memperbaiki perencanaan pengelolaan sampah.

"Kami melihat pemda perlu meningkatkan kapasitasnya dalam mengukur, memantau, menggunakan data emisi untuk melakukan perencanaan yang lebih baik tentang pengelolaan sampah, dan juga sebaliknya menggunakan data sampah untuk mendapatkan kebijakan pengurangan emisi yang lebih baik secara konsisten di wilayahnya," ujar Tiza.