"Tim di Liga 2 (Championship) tentunya akan lebih motivasinya untuk menghadapi tim yang ada di Liga 1 (Super League)," kata Direktur Utama Borneo FC Samarinda Ponarto Astaman di sela-sela drawing League Cup di Kantor I.League, Rabu (7/10/2026).

"Sehingga ini memberi mereka kekuatan lebih atau daya di luarnya lebih untuk membuktikan bahwa mereka juga bisa berhadapan dengan tim di Liga 1," ujarnya menambahkan.

Ponaryo dihadirkan I.League sebagai perwakilan mantan pemain yang pernah merasakan turnamen Piala Indonesia di masa bermainnya. Ada juga Firman Utina yang pernah menjadi juara Copa Indonesia 2005 dan 2006 bersama Arema Malang.

Ponaryo bersama Firman Utina dilibatkan I.League dalam proses pengundian turnamen ini. Mereka berdua menyambut positif kehadiran kembali turnamen pendamping kompetisi.

"Kita akan bisa melihat level dan kualitas tim kita, baik tim Liga 1 dan Liga 2 ada di mana levelnya," tutur Firman Utina.