Jafar mengatakan para korban telah membuat laporan resmi ke pihak kepolisian terkait peristiwa tersebut. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi.

"Korban telah membuat laporan resmi ke pihak kepolisian. Laporan tersebut telah ditindaklanjuti, dan saat ini korban serta para saksi sudah dimintai keterangan dalam proses penyelidikan," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, satu unggahan bernarasi 12 rumah di Desa Matiti, Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), dirusak dan dijarah orang tak dikenal (OTK) viral. Selain itu, bus dan mobil pribadi milik warga juga dibalikkan oleh komplotan pelaku.

Dalam video yang dilihat NadiKabar, tampak sebuah warung milik warga dirusak dan dijarah. Uang hingga sejumlah barang dagangan di warung tersebut diduga diambil oleh pelaku.

Sejumlah rumah juga mengalami kerusakan. Kaca rumah dipecahkan, sedangkan barang-barang di dalam rumah dihancurkan.