Tidak hanya dari segi kuantitas, RFH edisi ke-10 ini juga mengemas konsep acara yang lebih inklusif dan profesional. Bakal ada banyak kejutan.
"Dari sisi event-nya juga kali ini ada podium untuk memfasilitasi runner yang serius latihannya, jadi ada timing system-nya. Ada kelas pelajar juga, ada untuk master yang di atas 40 tahun. Kita juga memfasilitasi beginner, kita ingin lari ini diminati banyak orang. Dan ada difabelnya juga karena momen Hari Difabel di Desember, alhamdulillah kita bisa ambil momen itu," tuturnya.
Napas utama RFH tetap konsisten pada isu kemanusiaan. Jika sebelumnya rutin menyalurkan dukungan untuk Palestina, pendidikan, kesehatan di Tanah Air, hingga rumah singgah lansia di Solo, kali ini dalam edisi ke-10 mengusung misi sosial yang sangat spesifik.