NADIKABAR.COM — Pelari atletik Indonesia Dina Aulia menyampaikan berharap lebih banyak mengikuti ajang dan kompetisi internasional guna meningkatkan kemampuan, sekaligus dapat membandingkan kemampuan dengan pelari-pelari dari negara lain.
DIa menyampaikan harapan itu selepas merampungkan lomba lari gawang 100 meter Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Mizuho Park Athletic Stadium, Nagoya, Minggu.
"Aku ingin minta sama pemerintah agar memperbanyak pertandingan, tolong banget. Soalnya, aku dapat pertandingan internasional hanya satu kali. Itu pun hanya Philippine Open," kata Dina.
Dina menilai kesempatan tunggal tersebut masih jauh dari kata cukup. Padahal untuk menyamai performa pelari-pelari di level Asia atau internasional, Dina membutuhkan lebih banyak kompetisi.
Guna mengasah kemampuannya, atlet asal Kalimantan Selatan itu pun baru sebatas mengikuti kompetisi lokal dan nasional.
"Kemarin yang terakhir ya lokal, Jateng Open, Jatim Open. Jadi kurang greget. Saat mengikuti (Asian Games) Hangzhou, saya benar-benar nervous banget. Kalau sekarang sudah lebih enjoy saja," katanya.
Ajang Asian Games 2026 menjadi kesempatan keduanya, setelah debut dalam Asian Games Hangzhou 2022.
Rasa canggung dan tidak percaya diri di China itu diperparah karena dia justru mengalami cedera sehingga tidak bisa finis di babak final.
Pada edisi Asian Games ke-20 itu, Dina merasa lebih santai meskipun secara performa masih kalah dibandingkan lawan-lawannya.
Pada lomba lari gawang putri 100 meter Asian Games 2026, Minggu, Dina finis di peringkat kelima.
Nomor tersebut dimenangkan pelari tuan rumah Fukube Mako, diikuti pelari lain Jepang yakni Nakajima Hitomi, dan peringkat ketiga diamankan pelari asal China Wu Yanni.