Menurut dia, peran pesantren lebih relevan diarahkan pada edukasi pencegahan kebakaran, kepedulian terhadap lingkungan, serta prosedur penyelamatan diri ketika terjadi bencana.
βJangan sampai atas nama pemberdayaan masyarakat, kita justru memberikan tanggung jawab kepada santri yang seharusnya menjadi tugas petugas profesional,β ujarnya.
Dini mengatakan Komisi VIII DPR RI akan terus mendorong Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkuat koordinasi dengan kementerian terkait dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi karhutla.
Ia menekankan kesiapan petugas, ketersediaan anggaran, kelengkapan peralatan, serta efektivitas sistem pencegahan dan penanganan dini perlu menjadi perhatian utama dalam upaya pengendalian karhutla.