NADIKABAR.COM — Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat 280 kasus baru HIV dalam enam bulan terakhir. Penularan penyakit seksual itu didominasi oleh perilaku hubungan sesama jenis sesama pria alias homoseksual.

"Iya benar, didominasi homoseksual," ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara Andi Edy Surahmat saat dimintai konfirmasi NadiKabar.com, Rabu (26/8/2026).

Dia merincikan bahwa 280 kasus baru tersebut diderita oleh 223 laki-laki dan 57 perempuan. Sebanyak 130 kasus di antaranya tercatat memiliki faktor risiko hubungan seksual sesama laki-laki (LSL).

"Harapan kami, HIV/AIDS tidak lagi menjadi ancaman di Sulawesi Tenggara," ujarnya.

Menurutnya, langkah pertama yang harus diperkuat adalah kesadaran masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup sehat serta menghindari berbagai faktor risiko penularan HIV. Upaya pencegahan, kata dia, harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga, sekolah hingga lingkungan sosial.

"Ini membutuhkan peran seluruh elemen pemerintah, pendidikan, dunia usaha, tokoh agama dan masyarakat, serta komunitas, bukan hanya Dinas Kesehatan," pungkasnya.