NADIKABAR.COM — Michael Carrick meminta maaf kepada suporter Manchester United setelah anak asuhnya dipermalukan Como 1-4 pada matchday ketiga Liga Champions.

Permintaan maaf itu disampaikan oleh Carrick tak lama setelah berakhirnya laga di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Kamis (21/10). Pelatih berusia 45 tahun itu berjalan ke arah tribun suporter MU.

Carrick lantas mengangkat kedua tangannya sebagai bentuk permintaan maaf pada fans The Red Devils.

Setelah itu, Carrick langsung berjalan ke arah lorong ruang ganti. Ia tak menyalami satu pun pemain MU setelah pertandingan berakhir.

Carrick memilih berlalu. Sedangkan para pemain MU kemudian gantian mendatangi tribun suporter MU sebagai bentuk penghormatan atas dukungan yang diberikan.

Dalam sesi konferensi pers, Carrick mengutarakan permintaan maafnya kepada fans secara verbal. Menurutnya permainan yang ditampilkan oleh Bruno Fernandes dan kawan-kawan tidak bisa diterima.

"Kami main seperti itu tidak bisa diterima. Saya selalu mendatangi fans, terlepas dari apa pun yang terjadi. Ini adalah apresiasi dan pengakuan atas apa yang sudah mereka lewati dan lakukan," ujar Carrick.

"Kami mungkin saja menang, kami bisa saja kalah tetapi cara kami bermain malam ini tidak bisa diterima. Saya hanya ingin fans tahu bahwa saya juga merasakan hal yang sama seperti mereka," katanya melanjutkan.

MU memang tampil sangat buruk di markas Como. Dua gol Nico Paz lalu masing-masing satu gol dari Anastasios Douvikas, dan Jacobo Ramon hanya bisa dibalas oleh gol Joshua Zirkzee.