"Jadi kita tidak ingin di-drive karena masalah ingin cepat-cepat, tapi kemudian mengesampingkan aspek keselamatan," tutupnya.

Dari hasil pantauan BMKG, Dudy mengatakan teramati sebaran debu abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada pukul 12.10 pada ketinggian 15 ribu kaki bergerak ke arah barat daya dengan kecepatan 10 knots dan intensitas tetap.

Namun, berdasarkan Volcanic Ash Advisory Center, ada perkiraan sebaran abu vulkanik masih akan terjadi sampai pukul 23.10 UTC atau 06.10 WIB pada 8 September.