Dalam surat tanda terima laporan dari Polres Manggarai Barat disebutkan pipi kiri bagian dalam Fredi mengalami luka robek hingga berdarah. Rahangnya mengalami lebam.

Diberitakan sebelumnya, Fredi dipukul di bagian rahang kiri setelah meniup peluit panjang tanda pertandingan tim redaksi Black Crown melawan Komodo United berakhir. Akibat kejadian tersebut, Fredi sempat terluka di rahang kiri dan mendapat perawatan di Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo.

Insiden tersebut terjadi di Stadion Ora Flobamorata, Labuan Bajo, Jumat (4/9/2026) sore. Terduga pelaku merupakan pelatih Komodo United berinisial MN. Dalam pertandingan tersebut, Komodo United kalah 0-1 dari Black Crown. Video yang memperlihatkan aksi MN memukul Fredi itu viral di media sosial.