NADIKABAR.COM β Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Saiful Hidayat mengajak para pemberi kerja bidang konstruksi khususnya dan bidang lainnya di Provinsi Aceh agar dapat melindungi para pekerja dengan mengikutkan program jaminan sosial ketenagakerjaan.
βPekerja konstruksi di Aceh banyak yang belum terlindungi, padahal mereka masuk dalam kelompok sangat berisiko dalam bekerja,β katanya di sela-sela media gathering Kantor Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) di Banda Aceh, Jumat.
Ia menyebutkan dari total potensi peserta jaminan sosial tenaga kerja di Aceh sebanyak 2.178.951 peserta, yang aktif baru 558.255 atau 25 persen baru terlindungi dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Lebih rinci ia menjelaskan dari total 25,6 persen tersebut, pekerja penerima upah yang aktif 78 persen atau 367.254 peserta dari potensi peserta 469.660 peserta dan disusul jasa konstruksi 46 persen atau 83.595 yang aktif dari potensi 180.189 peserta.
Sementara untuk sektor bukan penerima upah baru terlindungi 7 persen atau 107.406 peserta dari total potensi peserta di Provinsi Aceh mencapai 1.529.102 peserta.